SEKILAS INFO
: - Rabu, 21 April 2021 | 01:08 WIT
  • 1 tahun yang lalu / JAGA DIRI dan KELUARGA Anda dari Virus Corona (Covid-19) #SelaluPakaiMasker #SelaluCuciTangan #JagaJarak
BPJS KESEHATAN KOTA TERNATE MELAKUKAN REKONSILIASI DATA DENGAN DPMPTSP

Ternate, Dpmptspnews – Efek dari pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini menimbulkan dampak yang signifikan terhadap stabilitas perekonomian di Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebutkan 96,5% perusahaan di Indonesia terkena dampak dari wabah Covid-19, mulai dari perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan hingga perusahaan yang berhenti beroperasi. Kondisi perusahaan yang tidak stabil menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan.

Menyikapi hal tersebut BPJS Kesehatan Ternate mengadakan pertemuan dengan DPMPTSP Kota Ternate pada hari Kamis, (25/02/2021) dalam rangka sinkronisasi data Badan Usaha (BU) untuk mengetahui validitasnya. Karena faktanya banyak badan usaha yang sudah tidak beroperasi lagi dan tidak melapor kepada BPJS Kesehatan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menonaktifkan kepesertaan badan usaha yang memang sudah benar-benar tutup dengan mekanisme yang berlaku di BPJS Kesehatan, agar tidak terjadi penumpukan tunggakan iuran yang kemudian berdampak kepada status kepesertaan pekerja non aktif pada badan usaha tersebut.

Terkait badan usaha yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tetapi sudah tutup, seharusnya tetap menyelesaikan kewajibannya sebagai pemberi kerja, jangan sampai terjadi lagi hal yang sama seperti yang kita temukan sekarang, jika memang sudah tidak beroperasi segera melapor ke PTSP, Disnaker, serta BPJS kesehatan agar iuran perusahaannya dapat ditutup.

Terakhir, kadis PTSP mengharapkan acara ini tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi akan ada tindak lanjut serta konsolidasi data, mengingat jumlah perusahaan yang terdaftar sangatlah banyak, perlu koordinasi dan kerja sama yang lebih kuat antara PTSP dengan BPJS Kesehatan.